Anda mau bikin Web dng namaAnda.com ?

Cek Nama Domain ?

Berita Tentang Calon Jamaah Haji yang gagal berangkat

image

Layanan Haji Semi Plus di Sumenep Liar

TEMPO Interaktif , Sumenep : Kantor Departemen Agama Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menegaskan layanan haji semi plus yang diperkenalkan sejumlah perusahaan penyelenggara haji di Sumenep adalah layanan haji liar.

"Pemerintah tidak mengenal layanan haji semi plus," kata Kepala Kantor Depag Sumenep Imron Rosyidi, Kamis (11/11).

Menurut Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Haji, kata Imron, hanya ada dua bentuk layanan haji versi pemerintah, yaitu haji reguler dan BPIH khusus atau yang lebih dikenal ONH Plus.

"Haji reguler di tangan Depag di kabupaten dan kota, sedang ONH plus langsung ditangani Kemenag pusat," terangnya.

Sepanjang musim tahun 2010, sekitar 60 warga Sumenep batal naik haji karena mendaftar layanan haji semi plus. Salah satunya 39 jemaah haji yang mendaftar lewat PT Menara Suci Sejahtera . Mereka gagal berangkat karena termasuk haji nonkuota sehingga visanya tidak dikeluarkan oleh Kedutaan Indonesia di Arab Saudi.

Agar jemaahnya tidak marah karena batal berangkat, ujung-ujungnya PT Menara Suci berjanji akan mendaftarkan para jemaah lewat ONH plus yang dikelola pemerintah tahun 2011 mendatang. Biaya haji semi plus pun mahal, berkisar antara Rp 45 juta sampai Rp 77 juta per orang.

Imron menduga banyaknya warga yang tertarik daftar haji semi plus karena dijanjikan daftar tahun ini langsung berangkat tahun ini juga.

"Yang mendaftar haji semi plus bukan jemaah haji, tapi warga Sumenep yang mau ke Mekkah terus gagal," terang Imron.

Sebab itu, Imron meminta masyarakat mendaftar haji lewat KBIH yang menjadi mitra pemerintah karena lebih aman dan dijamin mendapat layanan yang baik meski waiting list-nya agak lama.

MUSTHOFA BISRI


Belum Dapat Visa, 46 Calon Haji Asal Lombok Gagal Berangkat

Jemaah haji berusaha meniki bus reguler menuju Masjidil Haram di terminal transit Mahbaz Jin , Mekkah , Arab Saudi. ANTARA/Saptono

TEMPO Interaktif , Denpasar : Niat untuk melaksanakan ibadah haji harus dilupakan 46 calon haji asal Lombok, NTB, Rabu (10/11). Mereka kini terkatung-katung di Bali karena perusahaan yang dipercaya mengurus keberangkatan mereka ingkar janji.

Menurut salah satu calon haji, Suntaram, 57 tahun, kepastian batal berangkat sudah diterima perwakilan mereka yang bernegoisasi dengan pihak PT Dasa Wisata yang menjadi penyelenggara. Alasan pembatalan karena belum mendapatkan visa.

"Untuk langkah selanjutnya kita pertimbangkan dahulu langkah yang paling efektif guna meminta pertanggungjawaban," ujar Suntaram yang bersaman rekan-rekannya ditempatkan di Hotel Viking Denpasar.

Mereka yang berada di Bali sejak 2 November akan mencoba bernegosiasi dahulu guna memastikan uang biaya haji sebesar Rp 65 juta yang sudah disetor bisa kembali. Pihak PT Dasa Wisata menjanjikan akan menemui mereka Kamis (11/11) pagi. "Kalau ingkar lagi kami akan menempuh proses hukum," kata Suntaram.

Sebenarnya, para calon haji asal Lombok tersebut ingin segera pulang kampung halaman meski harus menanggung malu karena gagal berangkat. "Kami sudah capek di sini menunggu tanpa ada kepastian. Lebih baik pulang meski merasa sangat malu," ujarnya yang berasal dari Desa Mujur, Kecamatan Praya Timur, Lombok.

ROFIQI HASAN

Paspor Ditolak, Ratusan Calon Haji Non Kuota Batal Berangkat

TEMPO Interaktif , Tangerang  - Ratusan calon jamaah haji non kuota batal berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji setelah pihak kedutaan Saudi Arabia menolak paspor mereka. Calon haji non kuota yang mendaftar melalui biro perjalanan haji diberbagai Indonesia ini dibatalkan secara mendadak

 

“Padahal semua sudah siap, saya juga sudah berpamitan dengan saudara, se kampung,” ujar Husna, 60 tahun calon haji dari Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (9/11).


Husna mengaku mendapat pemberitahuan dari ABITOUR biro perjalanan haji dan umroh dua hari lalu. Padahal, sebelumnya jadwal keberangkatan dipastikan 8 November. “Tentu saja saya shock, bukan masalah uangnya, tapi malunya, karena sudah selamatan, pamitan dengan semua saudara dan orang sekampung,” kata dia. Menurut Husna, untuk biaya naik haji tersebut ia telah menyetor uang sebesar Rp 55 Juta.

 
Husna merupakan satu dari 350 calon jamaah haji yang gagal berangkat melalui biro perjalanan ABITOUR. “Bukan hanya kami yang gagal berangkat, tapi ini dialami semua oleh biro perjalanan haji se Indonesia, ini sudah masalah nasional,”ujar Habib Ali Alhusnainy, Pemilik ABITOUR kepada Tempo, Selasa (9/11)..

 
Menurutnya, pihak kedutaan Saudi Arabia, menolak semua paspor haji non kuota yang diserahkan pihak biro perjalanan, termasuk ABITOUR. “Kami sendiri mendapat pemberitahuan 3 November, padahal jadwal keberangkatan 8 November, jelas ini sangat mendadak dan merugikan semua pihak,” katanya.


Padahal, kata Ali, biro perjalanan telah menyiapkan segala sesuatunya untuk kepentingan ibadah haji para calon jamaah tersebut seperti tiket pesawat, kontrak penginapan di Saudi Arabia, Mekkah dan Madinah. “Semua persiapan itu harus dibatalkan karena para calon haji tidak bisa berangkat,” katanya.


Menurut Ali, biro perjalanan akan mengupayakan bagi calon haji yang gagal berangkat tahun ini, untuk diprioritaskan berangkat tahun depan. Tapi, jika calon haji hendak mengambil semua uangnya, biro perjalanan akan menggantinya hingga 100 persen. “Tapi tentu saja melalui proses dan bertahap,” katanya. Karena sebagian besar dana telah dibelikan tiket pesawat dan bayar uang muka penginapan.


Ditambahkannya,   pembatalan haji di bironya, juga dialami oleh seluruh biro perjalanan haji yang memberangkatkan haji non kuota. Diperkirakan ada belasan ribu calon haji non kuota dari berbagai biro perjalanan dipastikan gagal berangkat sehubungan dengan kebijakan sepihak pemerintah Saudi Arabia itu. Semestiny, kata Ali, Kementrian Agama segera bertindak dan mencari solusinya.


JONIANSYAH

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tangis sedih mewarnai keluarga pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah warga Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pasangan Abd Aziz adalah dua dari ribuan calon jamaah haji non Kuota dan ONH Plus yang gagal menunaikan ibadah haji 2010 melalui Cahaya Multazam Tour & travel- haji & Umroh yang beralamat di Taman Royal 3 Blok A9/9 Cipondoh Tangerang.

Melalui surat edaran 3 Nopember 2010, Cahaya Multazam Tour & Tavel telah melayangkan surat pemberitahuan kepada Pimpinan Yayasan/KBIH tentang Penundaan keberangkatan haji tahun 2010. Isi surat memberitahukan kalau Calon jamaah haji Konsorsium Assalam sebesar 1471 Calon jamaah haji untuk pemberangkatan tahun haji tahun 2010 mengalami penundaan karena tidak adanya visa haji.

Pihak Cahaya Multazam berjanji akan memberangkatkan calon jamaah haji yang gagal pada tahun 2011 melalui porsi khusus kementerian Agama republik Indonesia tanpa dipungut biaya tambahan.

H Efendi selaku pemilik KBIH Al-Kautsar Jl. Kebayoran Lama sekaligus pembimbing jamaah haji mengaku kecewa dengan penundaan tersebut. Apalagi ia bersama 24 calon jamaah haji lainnya akan diberangkatkan Jumat besok (5/11/2010).

"Semua perlengkapan haji sudah dibagikan, kebetulan yang mendaftar melalui KBIH saya 24 orang dan berangkat besok. Tiba-tiba saja jam 4 sore kemaren saya mendapat pemberitahuan kalau pemberangkatan haji untuk tahun ini mengalami penundaan karena tidak adanya kuota haji. Sungguh berat," ujar H Efendi saat ditemui di kediamannya, Jl Kebayoran Lama, Kamis (4/11/2010).

Efendi mengaku, pihak penyelenggara haji berjanji akan mengembalikan seluruh uang yang disetorkan dalam jangka waktu dua minggu ke depan, apabila ada calon jamaah haji yang mau mengambil uang setorannya.

"Kalau ikut tahun 2011 maka langsung melalui porsi haji khusus kementerian agama RI tanpa ada penambahan biaya," jelasnya.

Rasa kecewa, malu, sedih, stres dirasakan pasangan Abd Aziz dan Dina Sakinah. pada hari ini seluruh keluarganya telah berkumpul guna mengantarkan keberangkatannya pada esok hari menuju Mekkah. Namun harapan dan cita-citanya untuk menyandang gelar haji melalui perjalanan haji khusus ternyata gagal.

"Saya malu, padahal nanti malam akan ada undangan buat tetangga untuk mendoakan kita berangkat. Saudara-saudara juga pada ngumpul semua. Apalagi rumah saya depan Masjid, saya malu banget. Saya hanya bisa menangis, malu sama tetangga, besok rencananya dibacakan sholat untuk kepergian haji," cetusnya Dina sambil terisak tangis.

Abd aziz sendiri yang sehari-hari berdagang di Pasar tanah Abang, terpaksa tidak melakukan sholat jamaah Dhuhur di masjid depan rumahnya karena malu keberangkatannya tertunda.

Aziz mengakui kalau seluruh perlengkapan haji dari koper hingga baju ihram telah diberikan kepadanya dan seluruh jamaah lainnya dari pihak penyelnggara haji yakni Cahaya Multazam Tour & travel - Haji & Umroh.

Ia bersama istrinya tinggal berangkat dan melakukan syukuran nanti malam.
"Hari ini saya akan mengambil paspor dan saya mencoba menghubungi saudara untuk bisa memberangkatkan saya. Mungkin melalui Malaysia," harapnya.

 

Penulis: yoni
Editor: johnson_simanjuntak

Thu, 16 Dec 2010 @13:14

IJIN HAJI: D 517/ 08 UMRAH: D 593/ 08
image

PT SELA EXPRESS TOUR

031 5466996 , 081553132341 , 0818596004


Inna Simpang Hotel Jl. Gubernur Suryo 1-3 Surabaya.

Pusat : Jl. Tebet Barat Dalam Raya no. 51A , Jakarta Selatan 12810
Sudah amankah Perusahaan dan Keluarga Anda ?
image

PT. ELANG CAKRA SECURINDO SOLUSINYA

Adalah perusahaan Penyediaan dan pengadaan tenaga security untuk perkantoran dan instansi,Kawasan industri,Pengawalan pribadi dll. Intuk Informasi : Hubungi Kantor kami / telp 031 5053210 - 081553132341 atau Lihat Website Elang Cakra dengan mengklik gambar diatas

Berita terbaru dari kami
Doa Doa Ibadah Haji & Umrah
image

-

FOTO 3D - ANDA SEPERTI BERADA DISANA
SLINK
Komentar Terbaru
Copyright © 2014 Selatour-surabaya · All Rights Reserved